Jakarta, 22 September 2026 – Kolaborasi Akbar Chalay dan Bunga Reyza yang menggunakan nama panggung Mingse berhasil mencuri perhatian setelah lagu “Astaga Bercanda” masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026. Keduanya masuk dalam kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik pada penyelenggaraan AMI Awards ke-29. Pencapaian tersebut terasa mengejutkan karena proyek musik itu awalnya dijalankan dengan suasana santai tanpa ekspektasi besar untuk masuk ajang penghargaan. Pengumuman nominasi berlangsung di Jakarta pada Senin, 21 September 2026. Nama Akbar Chalay dan Mingse kemudian resmi bersaing dengan sejumlah musisi dangdut lainnya.
“Astaga Bercanda” akan bersaing dengan “Goyang Nusantara” milik Duo Anggrek, “Bahagianya Aku Sama Kamu” dari Fitri Carlina, “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)” dari Rombongan Bodonk Koplo, serta “Minggir Minggir Kasih Paham Bos” yang dibawakan Trio Macan. Masuknya Akbar dan Mingse dalam jajaran tersebut membuat karya mereka berada satu kategori dengan nama-nama yang sudah cukup dikenal di industri dangdut. Nominasi itu sekaligus menunjukkan perkembangan dangdut elektro yang semakin mendapatkan tempat di industri musik Indonesia. AMI menempatkan kategori tersebut sebagai bagian dari bidang dangdut pada penyelenggaraan tahun ini.
Bagi Akbar dan Mingse, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang tidak mereka perkirakan ketika pertama kali mengerjakan lagu. Proyek yang berawal dari proses kreatif yang relatif santai kini membawa keduanya ke salah satu penghargaan musik nasional. Mereka hadir dalam konferensi pers pengumuman nominasi AMI Awards 2026 di Hotel Fairmont Jakarta. Kesempatan itu sekaligus menjadi momen bagi keduanya untuk melihat nama “Astaga Bercanda” berada di antara deretan karya yang masuk nominasi. Akbar dan Mingse bahkan tampil secara khusus dalam rangkaian acara tersebut.
Mingse sendiri merupakan nama panggung yang digunakan Bunga Reyza dalam proyek tersebut. Kolaborasinya dengan Akbar Chalay menghadirkan pendekatan dangdut elektro yang menggabungkan karakter musik dangdut dengan produksi elektronik modern. Pilihan tersebut membuat “Astaga Bercanda” memiliki identitas berbeda dibandingkan sejumlah karya mereka sebelumnya. Eksperimen musikal semacam ini juga sejalan dengan semakin luasnya variasi karya yang masuk dalam kategori AMI Awards. Tahun ini, penyelenggara memberikan ruang terhadap berbagai genre dan bentuk produksi musik yang berkembang di Indonesia.
AMI Awards 2026 mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”. Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia Candra Darusman menjelaskan tema tersebut menggambarkan keberagaman musik Indonesia, mulai dari musik tradisional hingga karya modern. Penyelenggara ingin menempatkan tradisi dan inovasi sebagai bagian dari ruang musik yang sama. Konsep tersebut juga tercermin dari banyaknya genre yang masuk dalam kategori penghargaan tahun ini. Dangdut elektro menjadi salah satu bentuk perkembangan musik yang memperoleh ruang tersendiri. “Astaga Bercanda” menjadi salah satu karya yang mewakili perkembangan tersebut.
Persaingan AMI Awards tahun ini juga berlangsung ketat karena jumlah karya yang didaftarkan mencapai ribuan. Sebanyak 5.360 lagu tercatat masuk dalam proses kurasi untuk periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026. Seluruh karya kemudian melewati proses kategorisasi sebelum nama-nama nomine diumumkan. AMI Awards 2026 memiliki total 67 kategori penghargaan. Banyaknya karya yang masuk membuat keberhasilan menembus nominasi menjadi pencapaian tersendiri bagi para musisi. Akbar dan Mingse termasuk di antara musisi yang berhasil melewati proses tersebut melalui “Astaga Bercanda”.
Penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan empat kategori baru. Kategori tersebut meliputi Album Rap/HipHop Terbaik, Karya Produksi Musik Etno Terbaik, Karya Produksi HipDut Terbaik, serta Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik. Penambahan kategori dilakukan untuk mengikuti perubahan kreativitas, genre, dan karakter musik yang berkembang di Indonesia. Langkah tersebut memperlihatkan upaya AMI untuk memberikan ruang lebih luas kepada bentuk musik yang sebelumnya belum mempunyai kategori khusus. Keragaman itu membuat kompetisi tidak hanya didominasi genre musik populer konvensional.
Akbar Chalay dan Mingse juga bukan satu-satunya musisi yang hadir ketika daftar nominasi diumumkan. Sejumlah nomine seperti Naura Ayu, Marbles, dan Kev NPD turut hadir dalam acara tersebut. Pengumuman nominasi menjadi bagian awal sebelum penyelenggaraan malam penghargaan AMI Awards 2026. Para nomine selanjutnya menunggu hasil penilaian untuk mengetahui siapa yang akan membawa pulang penghargaan di setiap kategori. Bagi Akbar dan Mingse, berada dalam daftar nominasi sudah menjadi capaian penting mengingat awal perjalanan “Astaga Bercanda” yang tidak dibangun dengan target penghargaan.
Keberhasilan tersebut sekaligus membuka peluang lebih besar bagi “Astaga Bercanda” menjangkau pendengar baru. Nominasi AMI Awards memberikan eksposur tambahan terhadap karya yang sebelumnya berkembang melalui respons pendengar dan distribusi digital. Di tengah kompetisi industri musik yang semakin padat, pengakuan melalui nominasi dapat menjadi momentum bagi musisi untuk memperluas jangkauan karya. Akbar dan Mingse kini berada dalam persaingan yang sama dengan Duo Anggrek, Fitri Carlina, Rombongan Bodonk Koplo, serta Trio Macan. Pemenang kategori nantinya akan ditentukan melalui mekanisme penilaian AMI Awards.
Dari proyek yang mulanya dikerjakan tanpa ekspektasi besar, “Astaga Bercanda” akhirnya membawa Akbar Chalay dan Mingse masuk dalam daftar nomine AMI Awards 2026. Pencapaian tersebut menjadi kejutan bagi keduanya sekaligus memberikan pengakuan terhadap eksplorasi mereka di ranah dangdut elektro. Kini Akbar dan Mingse tinggal menantikan tahapan berikutnya dari penyelenggaraan AMI Awards ke-29. Terlepas dari hasil akhir, masuknya “Astaga Bercanda” ke jajaran nominasi sudah menempatkan kolaborasi tersebut di antara karya dangdut elektro yang mendapat perhatian tahun ini. Momentum itu juga menjadi dorongan bagi keduanya untuk melanjutkan eksplorasi musikal setelah proyek yang awalnya dijalankan secara santai tersebut berkembang lebih jauh dari perkiraan.





