Jakarta, 8 Oktober 2026 –
Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye mengungkapkan kebanggaannya setelah menjadi bagian dari skuad Garuda yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia memastikan gelar setelah menaklukkan Thailand melalui adu penalti 4-2 pada pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 2-2 hingga berakhirnya babak tambahan. Bagi Haye, keberhasilan tersebut menjadi salah satu momen paling istimewa sejak dirinya memperkuat Indonesia. Ia menyebut pencapaian itu sebagai sejarah yang akan selalu dikenang para pemain.
Pertandingan final berlangsung dramatis setelah kedua tim kesulitan mencetak gol hingga memasuki menit-menit akhir waktu normal. Indonesia akhirnya membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Thailand tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas melalui Iklas Sanron sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan. Thailand kemudian berbalik unggul melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111. Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat Indonesia dengan mencetak gol penyeimbang lima menit kemudian dan membawa laga menuju adu penalti.
Indonesia tampil lebih tenang dalam babak penentuan tersebut. Para eksekutor Garuda mampu menjalankan tugas, sementara Thailand gagal memaksimalkan dua kesempatan. Emil Audero turut memainkan peran penting dengan menggagalkan salah satu tendangan Thailand. Kemenangan 4-2 dalam adu penalti memastikan Indonesia menjadi juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Ribuan pendukung yang memenuhi SUGBK kemudian merayakan keberhasilan bersejarah tersebut bersama para pemain.
Bagi Thom Haye, trofi tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi gelar pertamanya bersama Timnas Indonesia. Pemain berusia 31 tahun itu mengungkapkan rasa bangga melalui media sosial setelah pertandingan. Ia menilai banyak perjalanan dan kerja keras yang berada di balik keberhasilan tersebut sehingga trofi memiliki arti lebih besar dibandingkan sekadar kemenangan dalam satu pertandingan. Haye juga menyoroti kuatnya persaudaraan yang terbangun di antara para pemain. Kebersamaan tersebut dinilainya menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia menuju tangga juara.
Haye juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendampingi perjalanan Timnas Indonesia. Pemain, pelatih, ofisial, serta pendukung disebut memiliki peran masing-masing dalam menciptakan pencapaian tersebut. Ia menyadari masyarakat Indonesia telah lama menantikan momen tim nasional senior kembali mengangkat sebuah trofi. Karena itu, gelar FIFA ASEAN Cup 2026 tidak ingin dinikmati oleh pemain semata. Haye secara khusus mempersembahkan keberhasilan tersebut kepada masyarakat Indonesia.
Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang sepak bola Indonesia untuk kembali merasakan keberhasilan di level tim nasional senior. Sebelumnya, Indonesia terakhir meraih gelar melalui medali emas SEA Games 1991. Penantian selama sekitar 35 tahun membuat kemenangan atas Thailand mempunyai arti emosional tersendiri. Terlebih, Garuda harus melewati final dengan perubahan momentum yang berlangsung hingga babak tambahan dan adu penalti. Kemampuan untuk terus bangkit ketika tertinggal menjadi salah satu gambaran kuatnya mental para pemain.
Keberhasilan tersebut juga menjadi momentum penting bagi perjalanan generasi Timnas Indonesia saat ini. Skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain yang berkompetisi di dalam maupun luar negeri dengan pengalaman berbeda. Haye menjadi salah satu figur berpengalaman di lini tengah yang membantu menjaga keseimbangan permainan Indonesia. Chemistry yang semakin terbentuk di antara pemain diharapkan dapat menjadi modal menghadapi agenda internasional berikutnya. Trofi pertama bersama tim nasional juga memberikan pengalaman berharga bagi para pemain dalam menghadapi pertandingan bertekanan tinggi.
Thom Haye kini tercatat sebagai bagian dari generasi yang membawa Indonesia menjadi juara pertama FIFA ASEAN Cup. Baginya, keberhasilan tersebut tidak hanya menghadirkan sebuah trofi, tetapi juga kenangan yang akan terus dibagikan bersama rekan-rekannya. Persaudaraan di dalam skuad dan dukungan masyarakat menjadi dua hal yang paling disorot Haye setelah keberhasilan tersebut. Ia menutup perayaan dengan mempersembahkan gelar kepada Indonesia sebagai bentuk rasa bangganya mengenakan seragam Merah Putih. Kemenangan atas Thailand pun menjadi tonggak baru sekaligus modal penting bagi Garuda untuk mengejar prestasi lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.





