Jakarta, 5 Mei 2026 – Banjir kembali melanda wilayah Jakarta Timur dengan total 22 rukun tetangga (RT) terdampak. Salah satu titik terparah berada di kawasan Bidara Cina, di mana ketinggian air dilaporkan mendekati 2 meter dan merendam permukiman warga.
Genangan air yang tinggi menyebabkan aktivitas warga lumpuh. Sejumlah rumah terendam hingga bagian atap, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama instansi terkait telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta membantu kebutuhan dasar warga terdampak. Perahu karet digunakan untuk menjangkau area yang sulit diakses kendaraan.
Banjir diduga dipicu oleh tingginya curah hujan serta meluapnya aliran sungai di sekitar wilayah tersebut. Sistem drainase yang terbatas juga turut memperparah kondisi genangan air di kawasan padat penduduk.
Selain evakuasi, petugas juga mendirikan posko darurat serta menyalurkan bantuan logistik, termasuk makanan, air bersih, dan perlengkapan kesehatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga tetap terjaga selama masa banjir.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Hingga saat ini, kondisi banjir masih dalam penanganan dan terus dipantau secara intensif. Upaya penanggulangan terus dilakukan agar situasi dapat segera kembali normal.






