Jakarta, 26 September 2026 –
Wayne Rooney mengungkap dua klub yang berpotensi membuatnya kembali ke dunia kepelatihan setelah hampir dua tahun tidak menangani tim. Dua klub tersebut adalah Manchester United dan Everton, tim yang memiliki hubungan emosional kuat dengannya sejak masih menjadi pemain. Rooney mengakui peluang untuk mendapatkan pekerjaan di salah satu klub tersebut sangat kecil, tetapi ia tidak sepenuhnya menutup pintu. Mantan kapten Timnas Inggris itu bahkan mengatakan kedua klub tersebut menjadi satu-satunya pengecualian apabila dirinya mempertimbangkan pekerjaan di dunia kepelatihan lagi. Saat ini, Rooney justru lebih banyak menghabiskan waktunya bekerja sebagai pengamat sepak bola di televisi.
Rooney menyampaikan pandangannya ketika berbicara mengenai masa depan karier dalam sebuah wawancara dengan Virgin Radio. Ia merasa sudah melewati empat pekerjaan kepelatihan yang penuh tantangan sejak memulai perjalanan sebagai manajer. Karena pengalaman tersebut, Rooney mengaku meragukan kemungkinan dirinya kembali menerima pekerjaan sebagai pelatih dalam waktu dekat. Namun, Manchester United atau Everton dinilai mempunyai daya tarik berbeda dibandingkan klub lainnya. Ketika ditanya klub mana yang akan dipilih apabila keduanya menawarkan pekerjaan, Rooney menjawab secara ringan bahwa ia akan memilih klub yang datang lebih dahulu.
Everton menjadi pilihan yang mudah dipahami karena klub asal Merseyside tersebut merupakan tempat Rooney memulai perjalanan sebagai pesepak bola profesional. Ia berkembang dari akademi Everton sebelum mencuri perhatian ketika masih berusia belasan tahun dan kemudian menjadi salah satu talenta terbesar sepak bola Inggris. Rooney meninggalkan Everton untuk bergabung dengan Manchester United pada 2004, tetapi kembali ke Goodison Park pada 2017. Hubungan panjang tersebut membuat Everton tetap memiliki posisi khusus dalam perjalanan kariernya. Karena itu, kesempatan menangani klub masa kecilnya berpotensi menjadi alasan kuat bagi Rooney untuk kembali berdiri di pinggir lapangan.
Manchester United menjadi klub kedua sekaligus tempat Rooney menghabiskan periode terbesar dalam karier bermainnya. Selama 13 tahun membela Setan Merah, Rooney berkembang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dengan torehan 253 gol. Ia juga memenangkan berbagai gelar, termasuk lima trofi Premier League dan Liga Champions. Rekam jejak tersebut membuat nama Rooney tidak dapat dipisahkan dari sejarah modern Manchester United. Kesempatan untuk kembali ke Old Trafford dalam kapasitas kepelatihan karena itu menjadi salah satu kemungkinan yang masih dapat membuatnya mempertimbangkan kembali masa depannya sebagai pelatih.
Karier Rooney sebagai manajer sejauh ini memang berjalan dengan tantangan yang berbeda dibandingkan keberhasilannya ketika menjadi pemain. Ia memulai perjalanan kepelatihan bersama Derby County sebelum melanjutkannya di Amerika Serikat bersama D.C. United. Rooney kemudian kembali ke Inggris untuk menangani Birmingham City dan Plymouth Argyle. Pekerjaan terakhirnya berakhir pada 31 Desember 2024 ketika ia berpisah dengan Plymouth setelah klub hanya memperoleh empat kemenangan dalam 23 pertandingan Championship dan berada di dasar klasemen. Sejak saat itu, Rooney belum menerima pekerjaan kepelatihan lainnya.
Selepas meninggalkan Plymouth, Rooney semakin aktif menjalani pekerjaan di dunia media. Ia tampil sebagai pengamat dalam program sepak bola seperti Match of the Day dan terlibat dalam sejumlah proyek media lainnya. Rooney mengaku menikmati pekerjaan tersebut karena memberinya tujuan baru setelah periode panjang sebagai pemain dan pelatih. Ia juga menegaskan pekerjaannya sebagai pengamat bukan sekadar persoalan finansial, melainkan cara untuk tetap terlibat dalam sepak bola sekaligus mengembangkan kemampuan baru. Bahkan, Rooney mengakui terdapat kemungkinan dirinya tidak akan pernah kembali menjadi manajer apabila kesempatan yang tepat tidak datang.
Pernyataan Rooney membuat Manchester United dan Everton menjadi dua nama yang secara terbuka disebutnya sebagai kemungkinan untuk kembali ke dunia kepelatihan. Namun, hingga kini tidak ada indikasi bahwa salah satu klub sedang menawarkan posisi kepadanya, dan Rooney sendiri menilai kesempatan tersebut sangat kecil. Untuk sementara, pria berusia 40 tahun itu memilih menikmati perannya sebagai pengamat sepak bola sembari tetap mengikuti perkembangan dua klub yang memiliki tempat penting dalam perjalanan kariernya. Pengalaman menangani Derby County, D.C. United, Birmingham City, dan Plymouth Argyle telah memberinya gambaran mengenai kerasnya kehidupan sebagai manajer. Karena itu, apabila Rooney akhirnya kembali ke area teknis, Manchester United atau Everton tampaknya menjadi dua klub yang paling mungkin membuatnya mempertimbangkan keputusan tersebut.





