Madrid, 3 Oktober 2026 – Real Madrid masih menunggu perkembangan pemulihan Kylian Mbappe setelah penyerang asal Prancis itu mengalami cedera lutut saat membela negaranya. Pemeriksaan tim medis Los Blancos mengonfirmasi Mbappe mengalami hiperekstensi pada kapsul posterior lutut kirinya. Klub tidak menetapkan secara resmi berapa lama sang penyerang harus menepi dan menyatakan kondisinya masih terus dipantau. Namun, perkiraan pemulihan sekitar 10 hingga 14 hari membuat peluang Mbappe tampil pada El Clasico melawan Barcelona tetap terbuka.
Cedera tersebut dialami Mbappe ketika Prancis menghadapi Turki dalam pertandingan UEFA Nations League pada 25 September. Pemain berusia 27 tahun itu mencetak gol kemenangan Prancis, tetapi mengalami masalah pada lutut dalam proses terciptanya gol tersebut. Mbappe sempat mendapatkan perawatan dan kembali bermain sebelum akhirnya tidak mampu melanjutkan pertandingan. Pelatih Prancis Zinedine Zidane kemudian menariknya keluar pada menit ke-58 dan Mbappe dipulangkan ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Real Madrid kini memilih berhati-hati dalam menentukan waktu kembalinya Mbappe. Sang penyerang berpeluang pulih menjelang pertandingan melawan Villarreal pada 10 Oktober waktu Spanyol, tetapi klub tidak ingin memaksanya bermain apabila kondisi lutut belum sepenuhnya siap. Mbappe bahkan dapat hanya berada di bangku cadangan atau melewatkan pertandingan tersebut jika tim medis menilai masih ada risiko. Prioritas utama Madrid adalah mencegah cedera kambuh ketika jadwal pertandingan mulai semakin padat.
Setelah menghadapi Villarreal, Real Madrid mempunyai rangkaian pertandingan penting sebelum El Clasico. Los Blancos dijadwalkan bertandang menghadapi AS Roma di Liga Champions, kemudian menjamu Sevilla di La Liga dan RB Leipzig di kompetisi Eropa. Setelah rangkaian tersebut, Madrid akan bertandang menghadapi Barcelona di Camp Nou pada 25 Oktober waktu setempat atau 26 Oktober dini hari WIB. Jadwal padat itu membuat pengaturan beban bermain Mbappe menjadi semakin penting.
Kabar terbaru memberikan optimisme bahwa Mbappe seharusnya sudah pulih sebelum menghadapi Barcelona. Sejumlah laporan menyebut cedera tersebut tidak tergolong serius dan pemain Prancis itu diperkirakan dapat kembali berlatih serta bermain jauh sebelum El Clasico. Real Madrid bahkan disebut lebih memprioritaskan kondisi Mbappe untuk pertandingan melawan Barcelona daripada mempercepat comeback menghadapi Villarreal. Dengan demikian, kemungkinan absen di El Clasico saat ini bukan skenario yang paling diharapkan, meski perkembangan pemulihannya tetap harus dipantau.
Kehadiran Mbappe sangat penting bagi Real Madrid mengingat produktivitasnya pada awal musim. Sebelum mengalami cedera, ia telah mencetak delapan gol dalam delapan penampilan di seluruh kompetisi bersama tim asuhan Jose Mourinho. Madrid juga membutuhkan kekuatan terbaiknya untuk mengejar Barcelona dalam persaingan La Liga setelah tertinggal enam poin dari rival abadinya tersebut. Karena itu, kehilangan Mbappe pada El Clasico akan menjadi pukulan besar bagi lini serang Los Blancos.
Untuk saat ini, Real Madrid tidak mempunyai alasan untuk terburu-buru memainkan Mbappe. Jika proses pemulihan berjalan sesuai perkiraan, ia mempunyai cukup waktu untuk kembali mendapatkan kebugaran sebelum duel melawan Barcelona. Risiko absen pada El Clasico baru akan meningkat apabila pemulihannya mengalami kemunduran atau muncul masalah lanjutan pada lutut kiri. Madrid pun memilih menjalankan pendekatan konservatif dengan target memastikan Mbappe benar-benar berada dalam kondisi optimal ketika pertandingan terbesar mereka pada Oktober tiba.





