Jakarta, 21 September 2026 – Barcelona semakin kukuh di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2026/2027 setelah menyapu bersih tujuh pertandingan awal dengan kemenangan. Hasil terbaru diperoleh ketika tim asuhan Hansi Flick menundukkan Sevilla 3-1 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Tambahan tiga poin membuat Blaugrana mengoleksi nilai sempurna 21 dari tujuh pertandingan. Barcelona juga menunjukkan produktivitas tinggi dengan mencetak 31 gol dan baru kebobolan tujuh kali. Catatan tersebut menghasilkan selisih gol positif 24 yang menjadi salah satu yang terbaik di kompetisi. Awal musim sempurna itu membuat Barcelona menciptakan jarak dari para pesaing terdekatnya.
Perjalanan Barcelona hingga pekan ketujuh memperlihatkan konsistensi luar biasa dalam urusan mencetak gol. Mereka mengawali liga dengan kemenangan 5-0 atas Elche sebelum menundukkan Athletic Bilbao 2-0. Rayo Vallecano kemudian dikalahkan 5-2, disusul kemenangan telak 5-0 ketika Barcelona bertandang ke markas Valencia. Blaugrana melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Levante 4-2 dan Racing Santander 7-2. Sevilla menjadi korban berikutnya setelah menyerah 1-3 di kandang sendiri. Rangkaian tersebut membuat Barcelona menjadi satu-satunya tim yang meraih kemenangan dalam seluruh pertandingan liga hingga pekan ketujuh.
Kemenangan atas Sevilla tidak diperoleh dengan mudah karena Barcelona sempat menghadapi tekanan dari tuan rumah. Sevilla membuka keunggulan terlebih dahulu sebelum Blaugrana mampu membalikkan keadaan dan mengendalikan pertandingan. Raphinha menjadi figur penting dengan mencetak hattrick untuk membawa Barcelona mengamankan kemenangan 3-1. Penyerang asal Brasil tersebut sekaligus melanjutkan performa produktifnya pada awal musim. Ia telah mencetak 12 gol dalam tujuh pertandingan LaLiga dan berada di posisi teratas dalam daftar pencetak gol. Ketajaman lini depan menjadi faktor penting di balik keberhasilan Barcelona mempertahankan rekor sempurna.
Di belakang Barcelona, Atletico Madrid menempati peringkat kedua dengan koleksi 16 poin dari tujuh pertandingan. Los Rojiblancos mencatat lima kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan setelah mengalahkan Real Madrid 2-1 dalam Derby Madrid. Real Betis berada di posisi ketiga dengan jumlah poin sama, tetapi tertinggal dalam selisih gol. Sementara Real Madrid turun ke urutan keempat setelah mengumpulkan 15 poin dari lima kemenangan dan dua kekalahan. Sevilla berada di posisi kelima dengan 13 poin. Situasi tersebut membuat Barcelona memiliki keunggulan lima poin atas Atletico dan Betis setelah tujuh pertandingan.
Produktivitas Barcelona menjadi salah satu pembeda terbesar dibandingkan para pesaingnya pada awal musim. Dengan 31 gol dari tujuh pertandingan, mereka mencatat rata-rata lebih dari empat gol setiap laga. Raphinha menjadi sumber gol utama, sementara Lamine Yamal juga memberikan kontribusi besar dalam serangan. Sistem permainan Hansi Flick memungkinkan Barcelona memberikan tekanan tinggi sekaligus mengalirkan bola dengan cepat menuju area pertahanan lawan. Meski demikian, tujuh gol yang sudah masuk ke gawang menunjukkan aspek pertahanan masih memiliki ruang untuk diperbaiki. Keseimbangan antara permainan menyerang dan pertahanan akan semakin penting ketika jadwal kompetisi menjadi lebih padat.
Barcelona kini memiliki modal kuat untuk mempertahankan posisi teratas ketika kompetisi berlanjut setelah tujuh pekan pertama. Rekor tujuh kemenangan beruntun memberikan kepercayaan diri tinggi, tetapi perjalanan musim masih panjang dan persaingan dapat berubah dengan cepat. Atletico Madrid, Real Betis dan Real Madrid tetap berada dalam jarak yang memungkinkan mereka memberikan tekanan apabila Barcelona kehilangan poin. Flick juga harus mengelola kondisi pemain karena klub menjalani pertandingan di kompetisi domestik dan Eropa. Konsistensi lini depan serta kemampuan menjaga kebugaran skuad akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan momentum. Untuk sementara, Barcelona berhasil menegaskan dominasinya dengan catatan sempurna dan memegang kendali di puncak klasemen LaLiga.







